Gashuku & Ujian DAN se-BALI NUSRA

Posted in KKI dengan kaitan (tags) , , , on Agustus 18, 2009 by kushin ryu bali

Dari kanan ke kiri, AA.Rai Sukajaya, Sensei Rudy Hardjito,Sensei Tri BaktiPengurus Provinsi Bali Kushin Ryu M Karatedo Indonesia hari ini megadakan Gashuku, Ujian kenaikan Kyu serta ujian DAN dari DAN I & II. Menurut Ketua Umum KKI Bali AA.Rai Sukajaya (DAN IV) acara ini digelar selain sebagai ajang evaluasi dari dojo masing-masing juga sekaligus memantapkan dan menyeragamkan gerak dan teknik dari Kunshin Ryu itu sendiri yang mempunyai gerakan khas.

Dalam acara pembukaan ini juga hadir ketua Umum FORKI Bali yang juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perguruan kareta aliran KKI yang selama ini turut membantu membesarkan FORKI Bali dalam event-event kejuaraan nasional. Baca selebihnya »

Atlet KKI sumbang Emas buat FORKI Bali

Posted in Arene ke arena dengan kaitan (tags) , , , , on Agustus 3, 2009 by kushin ryu bali

ADITYA PUTRA THAMAKejuaran Piala Mendagri XIII dan Piala Mendiknas II yang berlangsung di Gor Saburai Bandar Lampung telah berakhir setelah ditutup oleh Ketua Umum FORKI Bpk. Luhut Pandjaitan. Kejuaraaan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti sekitar kurang lebih 1600 peserta karateka dari seluruh Tanah air.

Karateka yang datang ini merupakan karateka-karateka terbaik di daerah masing-masing dan ada juga karateka-karateka terbaik dari perguruan masing-masing dan membawa nama perguruan masing-masing.

FORKI Bali yang mengirimkan karateka terbaik hasil seleksi daerah juga merupakan karateka terbaik di perguruan pengurus daerah masing-masing di Bali. Ada 4 perguruan karate di Bali yang berhak mewakili dan membawa nama FORKI Bali pada kejurnas Piala Mendagri ini antara lain Inkanas, Lemkari, Inkai, dan KKI.

Dari keempat perguruan ini atlet KKI menyumbangkan 1 emas bagi FORKI Bali, Emas yang disumbangkan oleh salah satu atlet KKI ini diperoleh pada nomer Kumite -76 Kg Junior Putra. Aditya Putra Thama adalah satu-satunya penyumbang medali emas bagi Team Forki Bali, Perjuangan yang dilewati oleh Adit ini ( panggilan akrab Aditya) tidak semudah yang dibayangkan. Karena dia harus berjuang dengan sekuat tenaga hingga akhirnya mampu mengalahkan karateka asal Jawa Barat saat di final.

Dalam wawancara Adit mengatakan kalo tanpa dukungan seluruh teman -teman Team Forki Bali & pelatih dan dia juga mengatakan ini juga berkat dukungan dan doa dari orang tua dan sempai-sempai saya yang di Bali yang terus memberikan dukungan moral dan doa agar saya mampu bermain dengan baik dan tanpa beban.

Namun saya masih kecewa karena saya belum mampu membawa Piala Mendagri sambung adit sambil berjanji jika masih ada kesempatan saya akan berusaha untuk mendapatkan Piala mendagri tersebut.

Sedangkan Piala Mendagri itu sendir jatuh ke tangan Karateka KKI asal Lampung yaitu Mohamad Jose Rizal yang juga merupakan anak sari mantan karateka Nasioanal KKI Sempai Rita Sagala asal Lampung.

Selamat Buat KKI karana telah mampu merebut Piala Mendagri…dan maju terus KKI….!!!

HIDUP….KKI….!!!!

HIDUP…..KKI…..!!!

KKI ….YES..!!!!

Temu sabuk Hitam Se-Bali

Posted in Uncategorized on Juli 12, 2009 by kushin ryu bali

Walaupun undangan sifatnya mendadak dan dengan sms berantai KKI Bali mampu mengumpulkan kurang lebih 150 orang kemarin 11/07/09 di Gor Tembau Denpasar. Acara yang digagas oleh Pengprov KKI Bali bermaksud untuk penyeragaman gerakalam rangka ujian Dan dan Gashuku yang rencana akan diadakan pada bulan Agustus ini.

Dalam acara temu sabuk hitam tidak hanya hadir anggota Majelis Sabuk Hitam se-Bali namun beberap sabuk dari tingkatan kyu se-Bali. Dalam acara ini juga hadir sejumlah pengurus Pengprov KKI Bali dan beberapa sesepuh KKI.

Salah satu sesepuh KKI Bali yaitu Sensei Rudy Hardjito juga tampak hadir dan tetap semangat memberikan motivasi kepada keluarga Besar KKI Bali agar terus mengembangkan KKI di Bali. Sensei Rudy Hardjito ini juga merupakan salah satu pendiri KKI di Bali yang sampai sekarang masih aktif mengembangkan KKI.

Dalam acara ini juga hadir salah satu mantan altet Bali pada era 90 yaitu sensei Putu Supangkat, beliau semaya aktif menjadi atlet merupakan salah satu karateka yang disegani di nasional bersama sensei Ardy Ganggas.

Sedangkan Ketua Umum KKI Bali dalam sambutannya mengatakan kebersamaan ini harus tetap dijaga dijaman perpecahan ini diharapkan dengan KKI kita bisa lebih kuat dan bersatu.

Berbeda pula dengan Sensei Ardy Ganggas yang selaku salah satu dewan guru pusat KKI mengatakan agar tehnik dasar atau asli Kushin Ryu jangan sampai dilupakan karena tehnik kushin ryu ini sedikit berbeda dengan perguruan lain. dalam kushin ryu itu teknik KATA bukan berarti keindahan seperti perguruan lainnya. Namun Filosofi Kata dalam Kushin ryu itu sendiri adalah Beladiri bukan seni atau keindahan seperti perguruan lain.

Dalam sambutannya sensei ardy ganggas juga menegaskan agar KKI tetap kompak dan bagi pemegang sabuk hitam mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan KKI sambil menutup sambutannya dengan yel- yel

Hidup KKI…!!!    Hidup KKI.. !!!!  KKI Yes…..!!!

Tc Atlet Mendagri

Posted in Uncategorized on Juli 12, 2009 by kushin ryu bali

Team FORKI BaliAtlet yang lolos  seleksi yang dilakukan oleh FORKI Bali untuk memilih atlet yang terbaik untuk diturunkan pada Piala Mendagri kemarin dipanggil untuk mengadakan latihan perdana yang bertempat di GOR Lila Buana. Sebelum diadakan latihan Kabid Binpress Forki Bali Sensei Ardy Ganggas memberikan pengarahan.

Atlet yang dipanggil ini semua yang terbaik pada saat seleksi FORKI Bali namun bukan berarti semua atlet ini kan diberangkatkan yang dikarenakan keterbatasan biaya untuk memberangkatkan pada Kejuaraan Nasional Piala Mendagri XIII dan Piala Mendiknas II 2009 yang dilaksanakan di Bandar Lampung 30,31 JUli – 1 Agustus 2009.

Dalam latihan perdana ini dipercayakan kepada Sempai Nyoman Sumayasa dan Sempai Chris Budhi untuk menangani Team FORKI Bali ini. Sesuai rencana kepasatian Team  yang akan diberangkatkan akan diadakan seleksi lagi pada tanggal 19 Juli 2009. Disini nantinya diharapakan akan tepilih yang terbaik unutk diberangkatkan dalam Kejurnas Mendagri dan Piala Mendiknas

Sosialisasi Aturan Baru WKF

Posted in Berita FORKI, FORKI dengan kaitan (tags) on Juni 5, 2009 by kushin ryu bali

Oleh : Chris Budhi

Sosialaisasi mengenai aturan baru WKF ke daerah-daerah sudah mulai dilakukan oleh sensei Ardy Ganggas sebagai Kabid Binpres FORKI Bali. Kemarin tanggal 4 June 2009 giliran team FORKI Badung mendapat giliran untuk sosialisasi ini.

Sosialisasi ini akan terus dilaksankan sebelum pelaksanaan Porprov 2009 dan tentunya sensei Ardy juga menegaskan kepada seluruh Team Badung yang disamping sebagai tuan rumah dan sebagai juara umum pada pelaksanaan tahun sebelumnya diharapkan mampu menjadi barometer bagi daerah lainya tentunya sukses pelaksanaan dan sukses prestasi imbuh Ardy Ganggas.

Pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan nantinya akan menjadikan bekal atlet untuk berlatih pola-pola pelatihan yang disesuaikan dengan aturan WKF terbaru. Semua atlet dari FORKI Badung ini tampak serius mendengarkan arahan yang disampikan oleh Sensei Ardy Ganggas. Bahkan beberapa atlet sempat memberikan pertanyaan-pertanyaan mengenai sistem penilaian yang baru.

Dari acara sossialisasi ini sebagian atlet merasakan akan sulitnya bagi mereka untuk memperoleh nilai dengan diterapkannya aturan yang baru.

Indonesia Juara Umum

Posted in Arene ke arena, Berita FORKI, FORKI, KATA, Kabar Gembira, Kumite, TEAM INDONESIA dengan kaitan (tags) , , , , , , , , on Juni 3, 2009 by kushin ryu bali

Donny DharmawanFoto Bersama Juara Kumite – 60 kg Putra 2nd Sport Master Athelete Cup 2009. Kiri: Kunasilan (Perak/Malaysia), Donny Dharmawan(Emas/Indonesia), Chang Keng Ang (Perunggu/Malaysia), Sivanesan (Perunggu/Malaysia) Foto: Donny A. Zaiko

KEJUARAAN KARATE ASIA Selasa, 5 Mei 2009  Kuala Lumpur, Kompas – Kontingen Indonesia, Minggu (3/5) tengah malam, akhirnya keluar sebagai juara umum Kejuaraan Karate Asia SMA Cup II-2009 yang diikuti delapan negara dan berlangsung di Indoor Sports Centre, Kuala Lumpur, Malaysia. Dari 39 medali emas yang diperebutkan untuk kategori yunior dan senior, Kontingen Indonesia membawa pulang 12 medali emas, 9 perak, dan 9 perunggu dari kejuaraan karate Asia tahunan tersebut. Sementara itu, tuan rumah Malaysia—yang juga menurunkan karateka-karateka nasional yang dipersiapkan untuk SEA Games XXV-2009 Laos—hanya mampu memperoleh 9 medali emas, 16 perak, serta 37 medali perunggu. Dua medali emas terakhir, yang menentukan keunggulan kontingen Indonesia dari kontingen tuan rumah Malaysia, diraih oleh Hendro Salim dan Irwansyah setelah mereka mampu lolos ke babak kumite kelas -80 kilogram. Keduanya menentukan final sesama Indonesia setelah masing-masing mampu mengalahkan karateka Singapura, Mohsen Oliver Micheal, serta Nawaf Alhindal (Kuwait).

Satu medali emas lainnya diperoleh di nomor kumite beregu putra, juga hasil final sesama karateka Indonesia. Tim Indonesia A yang terdiri dari Donny Dharmawan, Ismail Aswar, dan Hendro Salim keluar sebagai juara pertama diikuti tim Indonesia D yang terdiri dari Irwansyah, Brajamusti, serta Alin yang meraih medali perak.Medali perunggu kumite beregu putra diraih tim Malaysia B serta tim Indonesia B yang terdiri dari Zelofin, Djintar Simanjuntak, dan Risky Rafael.Ke-12 medali emas berikut 9 perak dan 9 medali perunggu tersebut sudah termasuk medali yang diperoleh dari tim Padang yang masing-masing memperoleh 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Tim DKI Jakarta juga membawa pulang 1 medali emas, 1 perak, dan 1 medali perunggu.

Dengan demikian, sisanya—10 medali emas, 7 perak, dan 7 medali perunggu—diraih karateka nasional yang kini mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Petlatnas) Terpadu KONI Pusat di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, sejak awal Maret lalu.
”Saya tidak memberikan target pada mereka karena kalau mau medali bisa beli di Pasar Senen. Tetapi, di sini mereka harus bermain dan memberikan penampilan terbaik mereka setelah didadar hampir lebih dari dua bulan di Pelatnas SEA Games XXV-2009 Laos,” kata Jack Monang Napitupulu, Ketua Kontingen Indonesia.

Hanya dua negara dari delapan negara yang ambil bagian di Kejuaraan Karate Asia Sports Master Athlete (SMA) II-2009 itu, hanya dua negara yang pulang tanpa satu medali pun. Kedua negara tersebut adalah Nepal dan India.
Tuan rumah Malaysia menempati peringkat kedua perolehan medali SMA Cup II-2009 dengan 9 medali emas, 16 perak, serta 37 medali perunggu. Kuwait yang berada di urutan ketiga merebut 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. (nic)
Sumber: KOMPAS.Com

Dojo PLN menjadi dojo resmi KKI Bali

Posted in Arene ke arena, KATA, KKI, Kumite dengan kaitan (tags) , , on Juni 2, 2009 by kushin ryu bali

Foto Bersama Di Dojo PLN

Dojo PLN merupakan salah satu dojo resmi yang digunakan oleh keluarga besar KKI Bali khususnya bagi atlet maupun bibit berbakat yang dimiliki oleh KKI khususnya. Dojo ini sangat membantu memfasilitasi dan menjembatani keluarga besar KKI yang sampai saat ini belum mampu memiliki sebuah tempat latihan yang memadai ( standard ).

Dengan jadwal latihan yang diberikan adalah hari selasa,kamis dan sabtu yang dimulai sekitar pukul 17.30 wita. Keseharian aktivitas ini secara resmi diserahkan langsung oleh sensei Ardy Ganggas ( DAN V ) yang sebagai Ketua Dewan Guru sekaligus sebagai sang mediator dengan pihak PLN kepada Sensei Ajus ( DAN IV ) dan Sempai Chris Budhi ( III ).

Dojo PLN ini juga diharapkan mampu menjadi pusat latihan KKI Bali khususnya karena disamaping mempunyai tempat yang strategis di jantung kota denpasar dan juga Dojo PLN ini akan digunakan sebagai ajang pembinaan atlet berbakat.

Hal ini sudah berjalan seperti pengumpulan beberapa atlet untuk latihan bersama disela-sela kesibukan mereka berlatih di daerah masing-masing dalam rangka persiapan menyambut Porprov 2009. Hal ini diharapakan sering dilakukan untuk menambah keakraban dan tentunya mengukur kekuatan dan mengatur strategi bagi atlit – atlit KKI itu sendiri.

Karena sudah barang tentu target utama kita adalah sukses prestasi, dimanapun atlet kita bermain yang penting KKI mampu menjadi juara umum  jika dihitung secara keseluruhan.

Putu Oyama Saputra

Posted in Kabar Gembira dengan kaitan (tags) , , , , on Mei 16, 2009 by kushin ryu bali

Image(211)Kemarin pagi 15 May 2009 tepat jam 10.30 wita telah lahir seorang bayi laki-laki dengan berat 4,3 kg dan panjang 51cm. Putra pertama dari pasangan Sempai Ariana dan Kadek Juliani yang diberi nama Putu Oyama Saputra ini merupakan sebuah anugerah yang berharga bagi mereka berdua. Dan tentunya secara tidak langsung bagi keluarga besar Kushin Ryu M Karatedo Indonesia Bali.

Menurut sang bapak (baca: Sempai Ariana), Putu Oyama Saputra ini diharapkan nantinya mampu meneruskan bakat dan hobi sang bapak dalam olah raga karate. Bahkan diharapakan mampu melebihi dari prestasi sang bapak imbuh sang ibu(baca:Kadek Juliani)

Hal ini terbukti begitu semangat kedua orang tua Putu Oyama Saputra ini memperkenalkan karate sejak sang anak masih dalam kandungan,dengan terus mendampingi dan melihat sang ayah latihan dan ngelatih karate Kadek juliani berharap Putu nanti udah hafal dengan gerak-gerakan dari karate disambut gelak tawa teman KKI yang datang memberikan suport di RS.Surya Husada.

Yang jelas harapan kedua orang tua Putu Oyama Saputra dan harapan keluarga besar Kushin Ryu M Karatedo Indonesia di Bali semoga si kecil kelak mempu mengarumkan nama daerah, nusa dan bangsa.

Contact person :

Sempai Ariana:  0361 8540945

POMDA BALI 2009

Posted in Arene ke arena dengan kaitan (tags) , on Mei 2, 2009 by kushin ryu bali

Digelar di Undhiksa, Libatkan 242 Atlet PTN-PTS di Bali

Bapomi Dukung Penuh Pelaksanaan Pomda

Denpasar (Bali Post) -

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Daerah Bali mendukung penuh pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) Bali 2009 yang akan digelar di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, 30 April – 3 Mei 2009.

Bapomi berupaya all out mendukung kegiatan ini baik secara moral maupun material. Sebab, Pomda dinilai sangat bermanfaat bagi pengembangan prestasi olahraga di kalangan mahasiswa. Prestasi itu diharapkan dapat membawa nama harum Bali di tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) ke-10, Oktober 2009 di Palembang.

Demikian terungkap dalam rapat pengurus Bapomi Bali serangkaian pelaksanaan Pomda, Kamis (23/4) kemarin di rumah jabatan Rektor Unud. Ketua Umum Pengda Bapomi Bali Drs. I Putu Sriartha, M.S. mengatakan Pomda tersebut diikuti sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Bali mempertandingkan sembilan cabang olahraga (cabor). Kesembilan cabor itu yakni atletik, pencak silat, renang, tenis meja, tenis lapangan, karate, sepak takraw, taekwondo dan panjat tebing.

Kegiatan ini melibatkan 242 atlet dari 16 PTS dan PTN se-Bali. Tuan rumah Undiksha tercatat paling banyak menurunkan atlet yakni 110, berlaga di sembilan cabor. Disusul Unud 43 atlet (mengikuti 7 cabor), IKIP PGRI (24 atlet), Universitas Hindu Indonesia (Unhi) 19 atlet, Politeknik Negeri Bali (PNB) 12 atlet, Universitas Warmadewa (11 atlet), STP Bali (6 atlet), IKIP Saraswati Tabanan (3 atlet), ISI Denpasar (2 atlet), Universitas Mahendradatta (3 atlet), STIMIK STIKOM Bali (4 atlet), STIE Tri Atma Mulya Badung (3 atlet), STIM Dhyana Pura (1 atlet), IHDN Denpasar (4 atlet) dan Universitas Mahasaraswati (3 atlet).

Pengurus Bapomi yang PR III Unud Prof. Dr. Nyoman Sucipta, PR III Unmas Made Suryawan dan PR III ISI Nyoman Subrata berharap tahun depan dan pada masa mendatang, kegiatan ini diikuti oleh seluruh PTS dan PTN di Bali. Bahkan, mereka juga berharap agar pemerintah daerah dan pengusaha besar di Bali mendukung dan peduli terhadap pembinaan generasi muda Bali melalui kegiatan olahraga dan seni seperti Pomda.

Sementara pertandingan sembilan cabor itu digelar di sejumlah lokasi, misalnya atletik di Lapangan Mayor Metra Singaraja, pencak silat di GOR Bhuana Patra, renang di Kolam Renang Mumbul, tenis meja di Gedung PTMSI, tenis di Lapangan Tenis Undiksha, sedangkan karate, sepak takraw, taekwondo dan panjat tebing digelar di GOR Undiksha. ‘Undiksha siap jadi tuan rumah dalam kegiatan yang diperkirakan menghabiskan dana Rp 200 juta ini,’ ujar I Putu Sriartha yang PR III Undiksha seraya mengatakan, Bapomi Bali beranggotakan 38 PTS dan 6 PTN di Bali.

KKI Badung Juara Umum

Posted in Arene ke arena, KATA, KKI, Kumite dengan kaitan (tags) , , , on April 15, 2009 by kushin ryu bali

Dojo Gotong Royong Sumbang Medali Terbanyak KUTA – Tim Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Badung menunjukkan diri sebagai tim terbaik se-Bali. Itu mereka buktikan dengan berhasil menjuarai kejurda KKI Debes Cup I yang berlangsung pada 11-12 April lalu di Gedung I Ketut Maria Tabanan.

Tim asal Kabupaten Keris ini menggondol medali terbanyak dengan 6 emas, 7 perak, dan 13 perunggu. Kejurda KKI mempertandingkan berbagai kelas. Mulai dari pra pemula, usia dini, kadet, junior, dan senior baik Kata maupun Kumite. Hasil akhir, runner up diduduki oleh KKI Jembrana, dan ketiga tuan rumah KKI Tabanan. Keberhasilan Badung sendiri, adalah hasil sumbangsih empat dojo, yakni Dojo Harapan, Dojo Ungasan, Dojo Patriot, serta Dojo Gotong Royong. Dari keseluruhan, Dojo Gotong Royong menjadi penyumbang medali terbanyak.

Karateka asal Dojo pimpinan Nahazai Meok ini menyumbang 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sisa emas disumbangkan oleh dojo lain. Menurut Nahazai Meok dari keempat penyumbang medali tersebut, dua diantaranya berasal dari kelas pra pemula yakni Ni Putu Maharani Isa W (-25 kg), dan Made Meru Ikeda (30 kg).

Sedangkan dua lagi berasal dari kelas pra pemula yakni, Komang Bintara Putra (52 kg), dan Wayan Sri Utari (40 kg). Keempatnya mendapat emas dari nomor Kumite. Nahazani Meok berharap, prestasi anak asuhnya bisa dilirik oleh Pengkab FORKI Badung. Mengingat, usia karatekanya masih muda-muda. Sehingga bisa memiliki peluang untuk berprestasi lebih tinggi lain. “Harapan kami jelas, mereka bisa menjadi atlet andalan daerahnya. Tapi tentu saja jika usianya sudah memungkinkan,” tandas Meok saat ditemui di Kuta, kemarin (14/4).

Meok menambahkan, Dojo yang didirikan sejak tahun 2003 tersebut sengaja menyasar turnamen-turnamen. Sedangkan untuk kejuaraan-kejuaraan lain diserahkan kepada atlet. Dojo yang dilatih oleh Daniel dan Kamsil Sotjo serta di bawah asuhan pelatih PON Ardy Ganggas itu berharap kedepannya bisa menunjukkan prestasi lebih baik. Ditambahkan oleh Ardy Ganggas, pihaknya bersyukur atas prestasi Badung di kejurda KKI. “Semoga bisa dipertahankan lebih baik lagi,”tandas mantan karateka nasional itu.

Dalam kejuaraan ini juga diberikan penghargaan bagi pelatih/official terbaik yang bertujuan untuk lebih memacu pelatih-pelatih yang lain untuk mengembangkan Kushin Ryu. Sukses untuk KKI.